Menurut salah seorang kakak Diyana, yang mendatangi kantor redaksi Salaf kemarin, komik tersebut terinspirasi dari Buku “Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat”. Buku Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat memang mengungkap pergulutan Kiai As’ad di kalangan bajingan. Menurut Diyana, Kiai As’ad tidak hanya berjuang sendiri. Tapi Beliau menyadarkan penjahat-penjahat di Karesidenan Besuki untuk berdakwah dan berjuang melawan penjajah Belanda.
Diyana yang berstatus mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia Unej tersebut mengungkapkan, Kiai As’ad merupakan sosok yang berbeda dan memiliki kharisma tersendiri. Diyana juga amat mengagumi Kiai As’ad yang dengan kesabaran dan ketelatenannya mampu mengubah energi “kalangan hitam” tersebut menjadi “putih”. Menurut dia, walaupun komik yang tebalnya 30 lembar tersebut sederhana tapi ternyata kisah Kiai As’ad menarik perhatian para juri.
Buku “Kharisma Kiai As’ad di Mata Umat” yang menjadi referensi komik tersebut, temanya cukup menarik beberapa kalangan. Bahkan buku tersebut mendapat Award Karya Tulis Ilmiah Terbaik Dosen PTAIS se-Indonesia 2006, sebagai Harapan I Bidang Sejarah Peradaban Islam, yang diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga-Depag RI. (sah)