Syari’ah Mantapkan Gims

Menjelang pelaksanaan Gebyar Ilmiah Mahasiswa Syari’ah (GIMS), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah, pada Malam Rabu kemarin menggelar rapat pemantapan di Kantor BEM Fakultas Syari’ah. Dalam pertemuan itu dibahas berbagai hal mengenai pelaksanaan rangkaian kegiatan GIMS. Ketua Panitia GIMS, Zaini mengatakan, dalam kegiatan GIMS tersebut, ada tiga macam kegiatan yang mempunyai sasaran berbeda. Pertama, Pelatihan Kader Dasar (PKD), dikhususkan kepada Mahasiswa Angkatan 2009/2010. PKD itu bertujuan untuk mempersiapkan regenerasi dalam tubuh BEM Fakultas Syariah.

Kedua, Diklat Perbankan. Kegiatan ini hasil kerja sama anatara BEM Fakultas Syariah dengan Bank Indonesia cabang Jember. Kegiatan itu nantinya akan diikuti semua Mahasiswa Fakultas Syari’ah. Mengenai nara sumbernya dari Bank Indonesia cabang Jember. Salah satunya adalah, Abd. Rasyid Majdid, Direktur Utama BI cabang Jember.

Ketiga, Seminar Perbankan kerja sama dengan Bank Muamalah Indonesia (BMI). Seminar itu akan diikuti semua Mahasiswa IAI Ibrahimy. Menurut Zaini, untuk pelaksanaan tiga kegiatan itu akan dimulai dari PKD yang memakan waktu sampai empat hari, yang akan dimulai pada tanggal 21 sampai dengan 23 Mei di Ruang Pratikum Mahasiswa Fakultas Syari’ah. Sedangkan untuk Diklat Perbankan akan digelar pada tanggal 21 Mei di Auditorium Pondok Pesantren Sukorejo, sedang untuk Seminar Perbankan, akan dimulai satu minggu kemudian di tempat yang sama, yakni tanggal 28 Mei mendatang. Zaini juga mengatakan, untuk mempelajari tentang dunia perbankan tidak cukup hanya belajar teori saja. Dengan demikian, setelah kegiatan GIMS akan ada tindaklanjut kunjungan ke Bank Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia cabang Jember satu minggu setelah acara seminar perbankan. Sekedar informasi, tema kegiatan GIMS kali ini adalah “Menyemai Generasi Handal dalam Menghadapi Ekonomi Global”.(Dar)
Selengkapnya...

Panitia Santri Baru Rapatkan Barisan, Santri Situbondo Siap Beraksi

Dengan dekatnya penerimaan santri baru, panitia santri baru Pondok Pesantren Salafiyah-Syafiiyah, Malam Selasa kemarin kembali mengadakan pertemuan. Dalam pertemuan itu masing-masing seksi melaporkan segala persiapan pelaksanaan. Dalam rapat yang digelar di ruang Kabid Kepesantrenan dan Kamtib itu masing-masing seksi juga mengevaluasi penerimaan santri baru tahun sebelumnya. Ketua Panitia Santri Baru, Drs. Anwar Mustofa mengharapkan, agar semua panitia santri baru nantinya dapat memberikan layanan sebaik mungkin terhadap para pendaftar.

Sementara itu, semua pengurus Iksass Rayon Situbondo Malam Rabu kemarin mengikuti pelatihan politik. Hadir dalam kegiatan yang bertempat di Aula Mini Pusat Iksass Santri itu Ketua Umum Pusat Iksass, Muhammad Syafii, S. PdI. Bertindak selaku nara sumber, Amsari.

Ketua Iksass Situbondo, Hafid Purnomo mengatakan, pelatihan itu penting diketahui oleh warga Situbondo sebagai bekal kelak, terutama ketika sudah bermasyarakat.

Sedangkan Panitia Safari Ramadlan Iksass Situbondo Malam Kamis kemarin kembali mengadakan pertemuan. Rapat yang bertempat di Depan Kampus IAI Ibrahimy itu membahas rancangan kegiatan Iksass Situbondo pada Bulan Ramadlan mendatang. Demikian juga dengan Iksass Sub Rayon Asjaba, dalam minggu-minggu ini merancang kegiatan Pondok Ramadlan yang akan bertempat di sekolah-sekolah wilayah Asembagus, Jangkar dan Banyuputih ketika Bulan Puasa mendatang.(C12)
Selengkapnya...

Syariah Putri Pahami Dunia Perbankan

Beberapa hari yang lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah mengadakan kunjungan ke Bank Muamalat Indonesia dan Pengadilan Agama Jember. Kegiatan tersebut cukup padat. Pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB diadakan dialog bersama pimpinan Pengadilan Agama Jember, dilanjutkan dengan dialog Interaktif di ruang Sidang. Tepat pukul 14.30 hingga 17.00 WIB, peserta kunjungan mengikuti dialog dan praktik secara langsung pembuatan dan pengenalan ATM, serta tata cara mengetahui saldo dan permasalahan-permasalan di dunia perbankan. Kegiatan yang diikuti sekitar 32 peserta Mahasiswa itu, didampingi oleh KTU & Kasubag Kemahasiswaan Fakultas Syariah.

Gubernur BEM Fakultas Syariah, Mita Purnama Sari menjelaskan, kunjungan itu bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada para mahasiswa agar mereka bisa mengetahui secara langsung dunia peradilan dan perbankan, serta sistem kerja dan operasionalnya dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, mulai Bulan Mei ini, pihak Ibrahimy Komputer putri kembali menerima pendaftaran kursus komputer. Nampaknya, sudah banyak santri yang antusias mendaftarkan diri, namun demikian, menurut kesepakatan, untuk mengefisienkan kualitas dan fasilitas yang ada, tahun ini peserta hanya akan dibatasi sampai 45 orang saja. Hingga kini, peserta yang positif mendaftar sudah mebludak. (Dew)
Selengkapnya...

Dibutuhkan Buku Kurikulum tentang Sejarah Kiai As’ad

Hari Senin dan Selasa kemarin, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, KHR. Achmad Fawaid As’ad bersilaturrahim ke Pulau Kangean Madura. Di pulau tersebut beliau mengadakan dialog dengan alumni dan menghadiri Haul Almarhumain KHR. Syamsul Arifin dan KHR. As’ad. Berikut liputannya.

Panduan kurikulum untuk madrasah diniyah, sangat dibutuhkan para alumni Sukorejo yang mengelola beberapa lembaga pendidikan. Kurikulum tersebut dibutuhkan agar ada kesamaan kurikulum antarlembaga pendidikan yang dikelola alumni. Para alumni juga membutuhkan buku ke-NU-an yang memuat sejarah KHR. As’ad Syamsul Arifin. Panduan buku ke-NU-an yang disusun Pondok Pesantren Sukorejo tersebut dimaksudkan agar para siswa yang bersekolah di lembaga pendidikan alumni mengetahui sepak terjang perjuangan Kiai As’ad dalam perannya berdakwah di NU.

Demikian salah satu permintaan alumni dalam acara Dialog dengan Kiai Fawaid yang diselenggarakan Iksass alumni Rayon Kangean. Menanggapi permintaan tersebut, Kiai Fawaid mengatakan bahwa panduan buku kurikulum untuk madrasah diniyah sudah ada. “Nanti tinggal menghubungi Pak Munif, Kabag pendidikan cabang,” imbuhnya.

Sedangkan buku ke-NU-an yang memuat sejarah Kiai As’ad yang disusun Pondok Sukorejo belum ada. Menurut Kiai Fawaid, insyaallah nanti akan disusun, apalagi Pondok Sukorejo akan menghadapi momen seratus tahun.

Pada kata pengantar sebelum dialog, Kiai Fawaid meminta kembali kepada alumni agar menyumbangkan tulisannya tentang Pondok Pesantren Sukorejo sesuai dengan keahliaannya. Tulisan para alumni tersebut nantinya akan dibukukan untuk menghadapi momen peringatan satu abad Pesantren Sukorejo pada tahun 2014. Bahkan pada tahun itu juga terdapat momen 30 tahun NU kembali ke Khittah 1926. Kembali ke Khittah 1926 tersebut, merupakan salah satu hasil keputusan Muktamar ke-27 NU di Pondok Sukorejo. “Saya sudah meminta Ketua Umum PBNU, Said Aqil agar NU mengadakan acara momen 30 tahun kembali ke khittah di Pesantren Sukorejo,” imbuh Kiai Fawaid.

Permintaan alumni agar Pondok Sukorejo menyusun buku ke-NU-an sendiri tentang perjuangan Kiai As’ad, sesuai dengan salah satu pokok-pokok rekomendasi Mubes XIII Iksass. Peserta Mubes Iksass kemarin mengharapkan, agar Pesantren Sukorejo membuat buku yang memuat historis dan nilai-nilai perjuangan para pendiri dan pengasuh Pondok Sukorejo. Buku tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kurikulum lokal, khususnya untuk para santri yang akan memasuki jenjang pendidikan akhir.

Kiai Fawaid pada acara dialog tersebut juga meminta agar alumni selalu ingat wasiat almarhum Kiai As’ad, terutama agar aktif di lembaga pendidikan, dakwah lewat NU, dan memikirkan perekonomian umat. Kiai Fawaid juga meminta agar alumni selalu menjalin komunikasi dengan pesantren.

Kiai Fawaid juga menegaskan kembali fungsi Iksass. Menurut Kiai Fawaid Iksass berfungsi untuk mengikat santri-alumni dan sebagai corong Pondok Pesantren Sukorejo. Iksass hendaknya dijadikan pusat informasi tentang Pondok Sukorejo. Bahkan Iksass dapat sebagai posko penerimaan santri baru Pondok Pesantren Sukorejo. (syamsul a hasan)
Selengkapnya...

Kiai Mawardi Ulas Wasiat Kiai As’ad

Haul almarhumain KHR. Syamsul Arfin dan KHR. As’ad Syamsul Arifin yang diselenggarakan Iksass Rayon Kangean amat meriah. Haul tersebut didatangi para tokoh, alim ulama, dan ribuan warga Kangean. Haul tersebut juga dihadiri oleh KHR. Ach. Fawaid As’ad, Pengurus Pusat Iksass alumni, dan dua penceramah KH. Zainullah Jauhar dan KH. Imam Mawardi dari Surabaya.

Kiai Mawardi mengulas tentang salah satu wasiat Kiai As’ad yang terpampang di panggung. Wasiat Kiai As’ad tersebut, “Teruskan perjuangan saya! Sebarkan Tauhid, kenalkan ahlussunnah wal jamaah di masyarakat, dan perjuangankan kepentingan umat,”. Menurut Kiai Mawardi, Nabi Muhammad SAW pertama kali yang disebarkan Nabi Muhammad adalah Tauhid. Nabi Muhammad menanamkan jiwa tauhid selama 11 tahun.

Sedang Kiai Zainullah memaparkan tentang sejarah Kiai As’ad. Beliau mengungkap tentang kewalian Kiai As’ad. Kemudian beliau melanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin. Sedangkan acara tahlil dan doa langsung dipimpin KHR. Ach. Fawaid As’ad.

Pengurus Pusat (PP) Iksass Alumni, malam Rabu kemarin mengadakan ta’aruf dan rapat konsolidasi dengan Pengurus Rayon (PR) Iksass Sumenep di Hotel Safari Sumenep. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Rayon Sumenep dan Subrayon Sumenep. Dari PP Iksass yang hadir adalah Sekretaris Dewan Syuri, Muhyiddin Khatib, Ketua Umum Dewan Tanfidzi, Ali Muhajir, dan sekretaris Dewan Tanfidzi, Syamsul A. Hasan. Acara tersebut juga dihadiri oleh calon bupati Sumenep, KH. Busyro.

Ketua Umum Dewan Tanfidzi, Ali Muhajir menyampaikan beberapa hasil Mubes XIII Iksass di Jember. Sedangkan Muhyiddin Khatib menyampaikan beberapa garis besar kebijakan Pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo, KHR. Ach. Fawaid As’ad, termasuk dalam masalah Pilbup Sumenep. Menurut Muhyiddin, Kiai Fawaid menyerahkan sepenuhnya pemilihan dalam pilbup Sumenep kepada para pengurus Rayon Iksass Sumenep.

Pada acara tersebut, Kiai Busyro berkomitmen membantu program-program Iksass bila kelak terpilih menjadi Bupati Sumenep. Apalagi beberapa program Iksass dalam melaksanakan tiga wasiat Kiai As’ad yaitu dalam masalah pendidikan, NU, dan ekonomi masyarakat sesuai dengan visi dan misinya. (sah)
Selengkapnya...

NTB Rombak Kepengurusan, Situbondo Kepanitiaan

Setelah mengalami kebekuan kegiatan terkait dengan beberapa masalah internal di tubuh kepengurusan Rayon NTB, Malam Selasa kemarin warga pulau seribu Masjid tersebut merombak kepengurusan. Terpilih sebagai Ketua Rayon yang baru, Abd Waris yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua I. Sedangkan Habibul Adnan yang semula menjadi Wakil Ketua II, kini menjadi Wakil Ketua tunggal, yang membidangi seluruh departemen yang ada distruktur kepengurusan Rayon NTB. Sedangkan A. Syadzali yang semula menjadi Wakil Sekertaris kini menjabat sebagai Sekertaris menggantikan posisi Novian Hardi.

Sementara itu Iksass Rayon Situbondo Malam Rabu kemarin mengadakan pembentukan Panitia Ramadlan. Terpilih sebagai ketua panitia, Misbahuddin dengan Sekretaris Sufyandi. Menurut rencana kegiatan itu akan terpusat di kecamatan Jangkar, karena dirasa setiap kegiatan Safari Ramadlan selalu terpusat di wilayah tengah Situbondo.

Sementara itu, Kru Tabloid Iksass Rayon Situbondo, Eksposs, bekerjasama dengan bulletin Genrayjer, Iksass Rayon Jember, Malam Jum’at kemarin mengadakan rapat akhir pelatihan pelatihan jurnalistik. Dua Iksass itu akan mengadakan pelatihan jurnalistik khusus kru bulletin dan pengurusnya.(Aaz/C12)
Selengkapnya...

Kiai Fawaid Hadiri Penutupan Safari Hukum

Usai melaksanakan kegiatan safari hukum yang terlaksana sejak tanggal 26 Maret kemarin, BEM Fakultas Syari’ah menutup kegiatan yang berlokasi di Desa Bantal, Asembagus tepatnya di kediaman salah seorang guru MA Salafiyah Syafiiyah, Dr. KH. Hasyim Romli. Kegiatan itu terlaksana pada Malam Jum’at kemarin. Hadir dalam acara penutupan itu Pengasuh Pesantren salafiyah Syafiiyah, KHR. Ach Fawaid As’ad, Kabid Dikti, Drs KH Hasan Basri LC, jajaran rektorat IAI Ibrahimy serta pihak Dekanat Fakultas Syari’ah.
Dalam penutupan kegiatan yang bertema "Aktualisasi Nilai-Nilai Syari'ah Dalam Bermasyarakat" itu juga dihadiri pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PPP, Drs H. Sofwan Hadi, M.Si dan Sukarso, SE. Bertindak sebagai penceramah, Drs. KH Hasan Basri LC. Sebelum ceramah agama dimulai, terdapat sambutan atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Ibrahimy, Dr. KH. Hasyim Romli. Pada puncak acara tersebut, diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh KHR. Ach. Fawaid As’ad. Dalam kesempatan itu Kiai Fawaid berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Bantal agar selalu menjaga persatuan. Masyarakat Bantal juga dihimbau agar tidak mudah termakan isu atau fitnah. KHR. Ach. Fawaid As’ad juga menutup kegiatan itu. (Aaz)
Selengkapnya...

Brosur Santri Baru

Jumlah Pengunjung

Website counter
 

Tamu Pesantren

Mubes Iksass VIII di Jember

Tamu Pesantren

Powered by Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah